Home » Past Events

Past Events

Januari 2012:Februari 2012:April 2012:
Persiapan pelatihan fasilitator untuk uji coba FPIC

Menjelang diadakannya pelatihan fasilitator untuk pelaksanaan uji coba prinsip Persetujuan atas Dasar Informasi Awal Tanpa Paksaan (Free, Prior, and Informed Consent atau FPIC), Kelompok Kerja REDD+ Sulawesi Tengah yang membidangi FPIC(Kelompok Kerja IV)  pada tanggal 27-28 Januari 2012 melakukan persiapan yang di antaranya menyusun silabus dan jadwal pelatihan.  Materi pelatihan ini mencakup materi-materi tentang perubahan iklim dan upaya mitigasi sektor kehutanan melalui REDD+. Para peserta pelatihan juga diberi bekal untuk menjadi fasilitator lapangan, khususnya untuk melaksanakan uji coba FPIC.  Peserta pelatihan berasal dari penduduk Desa Talaga dan Desa Lembah Mukti, Kecamatan Dampelas Sojol, Kabupaten Donggala, tempat kegiatan uji coba FPIC dilaksanakan. Pengusulan peserta pelatihan berdasarkan masukan dari kepala desa dan komunitas adat setempat, terutama dengan mempertimbangkan pemahaman peserta atas kondisi dan karakteristik desa-desa tersebut. Dengan persiapan yang memadai, kegiatan pelatihan fasilitator diharapkan diadakan pada pertengahan Februari 2012.

1.  Pembekalan Negosiator Perubahan Iklim

Kementerian Kehutanan RI dengan dukungan UN-REDD Programme Indonesia telah melaksanakan  Pembekalan Negosiator REDD+  tahap ke-2 pada tanggal 6 Februari 2012 di Hotel Santika, Bogor. > Laporan selengkapnya..

2.   Kerangka Pengaman Gender untuk Implementasi REDD+

UN-REDD Programme Indonesia bekerja sama dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) telah melaksanakan pertemuan awal untuk menyusun draf kerangka pengaman gender untuk implementasi REDD+. Pertemuan ini dilaksanakan di FAVE Hotel, Jakarta pada tanggal 6 Februari 2012.

3. Pelatihan Survei Lapangan

Pelatihan Survei Lapangan untuk pengukuran karbon hutan baru saja selesai dilakukan oleh UN-REDD Programme Indonesia. Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bentuk kerja sama UN-REDD Programme Indonesia dengan Pusat Pendidikan & Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Kehutanan, Balai Diklat Kehutanan Makassar, dan Universitas Tadulako di Palu.  Pelatihan belangsung di  Balai Diklat Kehutanan Makassar dari tgl 31 Januari 2012 sampai dengan tgl  4 Februari 2012, dilanjutkan dengan demonstrasi pengukuran karbon tanah dan biomassa di bekas laboratorium proyek Stabilitas Margin Hutan Tropis (The Stability of Rainforest Margins/STORMA), Palu, pada tgl 6 Februari 2012. Pelatihan dibuka oleh Ir. Udi Tyastoyo MSc.  mewakili Kepala Pusdiklat Kehutanan dan ditutup oleh Dr. Ruandha S. MSc mewakili Direktur Inventarisasi dan Pemantauan dan Sumber daya Hutan Kementerian Kehutanan RI selaku National Programme Director UN-REDD Programme Indonesia.

4. Pelatihan Penginderaan Jauh tingkat Dasar

Pelatihan ini merupakan pelatihan angkatan ke-2, setelah angkatan pertama dilakukan di Palu pada akhir Juli sampai dengan pertengahan Agustus 2011. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara UN-REDD Programme Indonesia dengan Pusdiklat Kehutanan, Balai Diklat Makassar, serta Universitas Tadulako, Palu.

Pelatihan ini dibuka pada tgl 6 Februari 2012 oleh Ir. Iman Santosa MSc. mewakili Direktur Inventarisasi dan Pemantauan dan Sumber daya Hutan (IPSDH) Kementerian Kehutanan RI, dan ditutup pada tgl 18 Februari 2012. Jumlah peserta lebih kurang 28 orang, yang berasal dari Dinas Kehutanan Provinsi dan Kabupaten di Sulawesi Tengah serta Sulawesi Selatan, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Kehutanan  di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, universitas-universitas di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, juga Balai Pemantapan Kawasan Hutan Gorontalo. Para pengajar pada pelatihan ini berasal dari Direktorat IPSDH, Balai Diklat  Kehutanan Makassar, dan Universitas Tadulako, Palu. Praktik lapangan diselenggarakan di Hutan Pendidikan dan Pelatihan Tabo-tabo serta kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.

The 2nd UN-REDD Regional Workshop, FPIC Shared Learning, Bogor 19 – 20 April 2012

The participating countries of UN-REDD Programme gathered in Bogor, 19-20 April 2012, to strengthen their understanding of the social safeguard principles of REDD+ mechanism.  Representatives of the concerned ministries, institutions, and organizations from Australia, Bangladesh, Bhutan, Cambodia, Ecuador,  Indonesia,   Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Papua Nugini, Paraguay, Philippines, Solomon Islands, Sri Lanka, Thailand, Unites States of America, Viet Nam.  The expected output of the workshop is to achieve a greater understanding on how social safeguard is implemented by all UN-REDD Partner Countries, and a greater capacity of UN-REDD teams to design and implement social safeguard appropriate with their national circumstances.  Pictures from the activity are available here.